Posted by yalatifi on May 3rd, 2012
Tahun 2012 ini berarti sudah tiga tahun Yalatif berdiri. Sejak awal didirikan sampai dengan saat ini, banyak hal yang terjadi dan diluar perkiraan semua pengurus. Semua Rencana yang ditulis dalam Rencana Tahunan PKBM Sanggar Belajar Yalatif, satu demi satu tercapai sesuai target. Dan lebih dari itu Tuhan memberikan sesuatu yang lebih dari harapan pengurus atau kalau meminjam bahasa hukum dinamakan Ultra Petita .
Namun hal ini tidak lantas membuat Yalatif Jumawa, bahkan berfikir keras ada apa dibalik semua ini.. Berkah atau Istidroj ? Namun satu hal yang selalu menjadi dasar pengurus Yalatif dalam melangkah, yaitu Niat tulus membantu masyarakat di bidang Pendidikan, karena keyakinan kami adalah ” Al-umuru Bi Maqoshidiha” segala sesuatu tergantung dari niatnya. Dan harapan kami semua pihak memberikan pengawasan agar ketika kami mulai meninggalkan misi untuk kepentingan masyarakat berubah untuk kepentingan pribadi, semua pihak mengingatkan kami, menegur kami dengan cara apapun agar kami tidak tersesat. Mohon Do’a Restunya
Posted by yalatifi on April 6th, 2012
Semakin hari harapan dan pencerahan untuk penyelenggara dan warga belajar Paket B untuk menjadi lebih diperhatikan sama “penguasanya” sepertinya semakin jauh panggang daripada api. Sejak ditangani oleh Direktorat Pembinaan SMP kita merasakan semakin tak terurus. Tahun 2012 sudah bulan April, tapi kapan pelaksanaan Ujian Nasional Paket B hingga detik ini belum juga ada kepastian. Jangankan kami yang berada di Pelosok, Kak seto sebagai salah satu penyelenggara Home Schooling saja sampai bingung. Antara Direktorat Pembinaan SMP dan BSNP saling lempar tanggung jawab dan ujung-ujungnya menjawab ” masih dalam proses” yang anak kecilpun tahu bahwa jawaban itu adalah kata lain dari belum selesai dibuat. Lain Ujian Nasional lain juga masalah BOP Paket B 2012 yang semakin dikebiri. selanjutnya
Posted by yalatifi on March 27th, 2012

Penguatan keberaksaraan masyarakat merupakan salah satu tugas dari Pusat Kegiatan Masyarakat (PKBM) termasuk diantaranya adalah Sanggar Belajar Yalatif. Berbagai metode dan strategi digunakan untuk memotivasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran agar merasa nyaman dalam belajar keaksaraan.Hal ini disebabkan masih banyak stigma di masyarakat bahwa belajar hanya untuk manusia usia sekolah tidak untuk mereka yang sudah berusia lanjut.
Tanggal 20 sampai dengan 22 Maret 2012, Ketua Penyelenggara Sanggar Belajar Yalatif berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Orientasi Calon Penerima Bantuan Aksara Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Sub Direktorat Pembelajaran dan Peserta Didik, Direktorat Pembinaan Masyarakat Ditjen PAUDNI Kemdikbud di Hotel Royal Bogor Jawa Barat. selanjutnya
Recent Comments